Kamis, 01 Januari 2015

2015

SEKSUAL ORIENTATION



Saya bersikukuh menerima hidup saya dengan orientasi seksual seperti ini, saya enjoy menjalaninya dan tidak ingin mengelak dari kehidupan . Mengenai saya sekarang , saya sangat-sangatlah bersyukur atas apa yang terjadi atas hidup saya,

Tetapi ada beberapa hal yang membuat saya berlebihan merasakan sesuatu. Mengapa dalam dunia yang saya syukuri ini hanya memberi dua pilihan?
bottom or top yang mengacu pada tingkahlaku aktivitas seksual kaum homoseksual dengan maksud kasarnya adalah menusuk atau ditusuk . Saya memang homoseksual, tetapi saya tidak bisa memilih bagaimana saya harus memposisikan diri saya dalam dua pilihan tersebut. Saya tidak nyaman bila harus mendasari suatu hubungan dengan tujuan seks seperti itu. Saya tidak mengingini

beberapa kali saya menjalin hubungan dengan pria dan selalu tidak bertahan lama,

“kamu kenapa gak mau ngelakuin ini buat aku? Aku butuh! Aku mau kita ngelakuin ini”
“maaf aku gak bisa”
“oke, kamu yang top, biar aku bottom!”

Hampir selalu seperti itu kejadian yang terjadi pada saya. Saya gak bisa, saya gak bisa, saya benar-benar gak bisa! Hanya jawaban seperti itu yang bisa saya ucapkan selain hanya diam. Saya merasa bersalah karena tidak bisa membuat pasangan saya bahagia dengan apa yang seharusnya saya beri untuk mereka. Tetapi rasa bersalah yang hendak saya tebus justru akan berujung dengan menyakiti diri saya sendiri.

Pernah ketika saya benar-benar tidak ingin membuat pasangan saya sebegitu kecewanya dengan saya, maka untuk pertama kalinya saya mencoba memberikan apa yang dia inginkan. Ujung yang terjadi ketika ia baru sempat memulai permainannya adalah saya berteriak kesakitan dan meminta untuk menyudahi hal tersebut. Itu baru terjadi setelah tiga bulan kebersamaan kami, setelah itu  saya sadar bahwa  hubungan kami tidak akan berjalan lebih lama lagi. Kemudian kami putus

Jiwa saya memang lebih kewanita yang sangat merindukan kasih sayang untuk saling mengekspresikan cinta namun kepada sesame. Saya ingin memiliki kekasih yang tidak mementingkan bottom or top tetapi sebih kepada hubungan kami untuk saling mengerti.
Saya harap di tahun 2015 ini adalah tahun dimana saya mendapankan apa yang saya inginkan, meskipun mustahil saya ingin tetap berharap.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar