Sabtu, 31 Januari 2015
Kamis, 01 Januari 2015
2015
SEKSUAL ORIENTATION
Saya bersikukuh menerima hidup saya dengan orientasi seksual seperti ini, saya enjoy menjalaninya dan tidak ingin mengelak dari kehidupan . Mengenai saya sekarang , saya sangat-sangatlah bersyukur atas apa yang terjadi atas hidup saya,
Tetapi ada beberapa hal yang membuat saya berlebihan merasakan sesuatu. Mengapa dalam
dunia yang saya syukuri ini hanya memberi dua pilihan?
bottom or top yang mengacu pada tingkahlaku aktivitas
seksual kaum homoseksual dengan maksud kasarnya adalah menusuk atau ditusuk . Saya
memang homoseksual, tetapi saya tidak bisa memilih bagaimana saya harus
memposisikan diri saya dalam dua pilihan tersebut. Saya tidak nyaman bila harus
mendasari suatu hubungan dengan tujuan seks seperti itu. Saya tidak mengingini
beberapa kali saya menjalin hubungan dengan pria dan
selalu tidak bertahan lama,
“kamu kenapa gak mau
ngelakuin ini buat aku? Aku butuh! Aku mau kita ngelakuin ini”
“maaf aku gak bisa”
“oke, kamu yang top,
biar aku bottom!”
Hampir selalu seperti itu kejadian yang terjadi pada saya. Saya gak bisa, saya gak bisa, saya
benar-benar gak bisa! Hanya jawaban seperti itu yang bisa saya ucapkan
selain hanya diam. Saya merasa bersalah karena tidak bisa membuat pasangan saya
bahagia dengan apa yang seharusnya saya beri untuk mereka. Tetapi rasa bersalah
yang hendak saya tebus justru akan berujung dengan menyakiti diri saya sendiri.
Pernah ketika saya benar-benar tidak ingin membuat pasangan
saya sebegitu kecewanya dengan saya, maka untuk pertama kalinya saya mencoba
memberikan apa yang dia inginkan. Ujung yang terjadi ketika ia baru sempat
memulai permainannya adalah saya berteriak kesakitan dan meminta untuk
menyudahi hal tersebut. Itu baru terjadi setelah tiga bulan kebersamaan kami,
setelah itu saya sadar bahwa hubungan kami tidak akan berjalan lebih lama
lagi. Kemudian kami putus
Jiwa saya memang lebih kewanita yang sangat merindukan kasih
sayang untuk saling mengekspresikan cinta namun kepada sesame. Saya ingin
memiliki kekasih yang tidak mementingkan bottom or top tetapi sebih kepada
hubungan kami untuk saling mengerti.
Saya harap di tahun 2015 ini adalah tahun dimana saya
mendapankan apa yang saya inginkan, meskipun mustahil saya ingin tetap
berharap.
Langganan:
Postingan (Atom)